Categories
News

Nusantara Tak Ikut Olimpiade 1964 dan 1980, Ini Alasannya

INDONESIA menjadi salah satu negara yang rajin mengikuti kompetisi olahraga empar tahunan paling bergengsi dalam dunia, Olimpiade. Namun, tersedia beberapa kesempatan, Indonesia tak punya wakil, yakni tepatnya pada 1964 dan 1980.

INDONESIA menjadi salah satu negara yang aktif mengikuti kompetisi olahraga empar tahunan paling bergengsi di dunia, Olimpiade. Namun, ada beberapa kesempatan, Indonesia tak punya wakil, yaitu tepatnya pada 1964 dan 1980.

Sebagaimana diketahui, Indonesia pertama kali ikut Olimpiade saat diselenggarakan di Helsinki, Finlandia, di 1952. Penyelenggaraan yang membawa Amerika Serikat sebagai juara umum tersebut menjadi isyarat keikutsertaan Indonesia dalam sayembara olahraga dunia tersebut.

Olimpiade Tokyo 2020

Ketika itu, Indonesia hanya mengirimkan tiga atlet. Mereka adalah Soedarmojo di cabang olahraga (cabor) atletik, Soeharko di cabor renang, dan Thio Ging Wie bersaing di cabor ambil besi.

BACA JUGA: Atlet Qatar Berbagi Medali Emas dengan Saingannya di Olimpiade Tokyo 2020, Kok Bisa?

Sejak itu, Indonesia hampir selalu turut berpartisipasi dengan mengirimkan kontingennya ke Olimpiade. Namun, dalam Olimpiade edisi 1964 dan 1980, Indonesia tak berpartisipasi.

MEMBACA JUGA: Sprinter Belarusia yang Tolak Naik Pesawat Sudah Ditangani Pihak Berwenang

Pada Olimpiade Tokyo 1964, Indonesia terpaksa tidak berpartisipasi karena harus menjalani skors dari Komisi Olimpiade Internasional (IOC). Pasalnya, pada Asian Games 1962, Indonesia yang berperan jadi tuan rumah tidak mengundang Israel dan Taiwan.

Presiden Indonesia masa itu, Ir Soekarno, tak mengundang Israel dengan tanda solidaritas kepada negara-negara Arab. Adapun juga tidak mengundang Taiwan dengan alasan dengan sama kepada China.