Categories
News

Marc Marquez Lebih Butuh Lampas Mental daripada Latihan Wujud

MARC Marquez terdesak menepi selama 9 bulan setelah lengan kanannya kandas parah dalam kecelakaan di MotoGP Spanyol 2020. Akibatnya ia membutuhkan tiga operasi berjenjang sepanjang 2020. The Baby Alien terpaksa melewti dua seri perdana MotoGP 2020 di Doha & Qatar karena belum memiliki izin dari dokternya buat balapan. Ia kembali balapan di MotoGP Portugal 2021…

MARC Marquez terpaksa menepi selama 9 bulan setelah lengan kanannya patah parah dalam musibah di MotoGP Spanyol 2020. Akibatnya ia membutuhkan 3 operasi berjenjang sepanjang 2020.

The Baby Alien terpaksa melewti dua seri perdana MotoGP 2020 di Doha dan Qatar karena belum mendapat izin dari dokternya untuk balapan. Ia kembali balapan di MotoGP Portugal 2021 di April tahun ini.

Foto/MotoGP

Marquez menjalani balapan dengan kondisi lengannya dengan belum pulih total. Tetapi, secara perlahan performanya mulai sedikit meningkat.

Baca juga:   Roboh Tenar, Alex Ngaku Bertambah Sering Ditanyai soal Marc Marquez saat Wawancara

Dia bangkit di MotoGP Jerman 2021 dengan naik podium pertama. Kemajuan tersebut membuatnya mempertahankan gelar Raja Sirkuit Sachsenring, dengan 11 kemenangan berturut-turut.

Baca juga:   Marc Marquez Cedera Berat Tahun Lalu, Alex Sempat Kebingungan Debut Tanpa si Kakak

Meskipun demikian, penampilan The Baby Alien menurun pada seri berikutnya. Dia terjatuh saat latihan bebas kedua (FP2) di MotoGP Belanda 2021. Insiden serupa juga dia mengambil saat sesi kualifikasi pertama (Q1). Kecelakaan tersebut menghasilkan Marquez gagal memyelesaikan Q1. Alhasil, Marquez harus melaksanakan bapalan dari urutan ke-20.

Marquez kini menjalani liburan musim radang setelah MotoGP 2021. Tempat mengungkapkan akan lebih banyak mengendarai motor untuk mengisi liburannya. Namun, kata tempat, latihan mental lebih dibutuhkan daripada latihan fisik