Categories
News

4 Petinju dengan Pendapatan Tertinggi, Bagian 1 Tembus Rp828 Miliar

MIKE Tyson si legenda tinju baru-baru ini menyindir ultimate fighting championship (UFC). Mike Tyson menyebut petarung UFC tak akan pernah lebih kaya dari para petinju. Hal ini terjadi karena bayaran para petarung UFC terlalu rendah. Tahun ini Forbes merilis laporan daftar atlet dengan pendapatan tertinggi. Dalam daftar itu, ada empat petinju yang mengakar. Siapa saja?

MIKE Tyson sang legenda tinju baru-baru ini menyindir ultimate fighting championship (UFC). Mike Tyson menyebut petarung UFC tidak akan pernah lebih kaya dari para petinju.

Hal ini berlaku karena bayaran para petarung UFC terlalu rendah. Tahun ini Forbes merilis laporan daftar atlet dengan pendapatan tertinggi. Dalam daftar tersebut, ada empat petinju yang masuk. Siapa saja?

Berikut 4 petinju dengan pendapatan tertinggi:

1. Tyson Fury


Total pendapatannya USD57 juta atau sekira Rp828, 8 miliar. Di mana USD50 juta berasal dari honor pertandingan dan USD7 juta dari endorse.

Tyson Fury bakal kembali beradu melawan Deontay Wilder. Duel ketiga Fury vs Wilder itu biar diusahakan akan berlangsung pada simpulan tahun ini, tepatnya pada 19 Desember 2020.

MENGUCAPKAN JUGA: Jelang Comeback, Mike Tyson Unjuk Kekuatan Lewat Video Pelajaran Terbaru

Persaingan jarang Fury dan Wilder tampaknya sedang terus berlanjut. Padahal, sebelumnya kedua petinju sudah saling bertemu dalam atas ring sebanyak dua kali, namun dua laga tersebut belum cukup untuk menuntaskan persaingan pada antara mereka.

Karena itulah, Fury dan Wilder meluluskan untuk melakukan pertarungan ketiga tahun ini. Wilder tampaknya bakal membuktikan merebut kembali gelar kelas berat WBC miliknya yang sudah direbut Fury, tepatnya saat ia dikalahkan di duel kedua yang berlaku pada 22 Februari 2020.

2. Anthony Joshua


Mutlak pendapatannya USD47 juta (Rp683, 3 miliar). Di mana USD36 juta berasal dari honor pertandingan & bonus dan USD11 juta lantaran endorse.

Laga jarang Anthony Joshua kontra Tyson Fury disebut-sebut bakal jadi salah satu pertarungan tinju terbesar dalam sejarah Inggris. Kedua petinju sendiri sudah dikonfirmasi akan saling beradu jotos sebanyak dua kali tahun ajaran.

Dipilihnya 2021 karena baik Fury dan Joshua harus bertarung dengan petinju lain terlebih dahulu. Fury tepatnya masih memilik kontrak untuk bertarung dengan Deontay Wilder lagi, sementara Joshua harus melawan petinju asal Bulgaria, Kubrat Pulev.

Joshua dan Tyson juga dipastikan akan mendapat bayaran mahal dari pertarungan belakang. Beberapa media luar menyebut laga melawan Joshua nanti setidaknya menyusun kedua petinju mengantongi uang sejumlah 47 juta-55 juta pounds atau sekira Rp841 miliar-Rp985 miliar

Loading…